Rabu, 06 Oktober 2010

WACANA PERPINDAHAN IBUKOTA INDONESIA


PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Jakarta sebagai ibukota Indonesia, telah memiliki masalah yang cukup meresahkan dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan. Hal yang paling meresahkan adalah tingkat populasi penduduk Jakarta yang semakin hari semakin meningkat. Hal ini di dukung dengan Jakarta yang menjadi pusat perekonomian Indonesia, sehingga menarik minat banyak penduduk daerah untuk mengadu nasib di ibukota.
Padatnya populasi di Jakarta tidak di dukung dengan sarana dan prasarana yang ada, sehingga timbul masalah-masalah social di masyarakat, misalnya saja jumlah penduduk tidak dibarengi dengan jumlah lapangan pekerjaan, sehingga banyak pengangguran di Jakarta, hal ini menyebabkan banyaknya penduduk miskin di Jakarta yang kemudian dapat menyebabkan tingginya tingkat kriminalitas di Jakarta.
Pembangunan yang terpusat di Jakarta juga menimbulkan masalah yang tidak sedikit, berkurangnya daerah resapan air, yang diakibatkan oleh banyaknya pembangunan gedung-gedung menyebabkan Jakarta rentan terhadap banjir. Banjir dan macet merupakan pemandangannya yang biasa di Jakarta. Dengan banyaknya masalah-masalah di Jakarta, bukan tidak mungkin dikemudian hari Ibukota Indonesia akan dipindahkan ke daerah lain.

  1. RUMUSAN MASALAH
Apakah kepadatan Jakarta, dapat menjadi pemicu pindahnya ibukota Indonesia ?

  1. KERANGKA PEMIKIRAN
Dengan banyaknya masalah-masalah yang terjadi di Jakarta, sebagai berikut :
  1. Kemacetan di ruas-ruas jalan Jakarta, akibat padatnya jumlah penduduk
  2. Banjir akibat kurangnya resapan air, karena banyaknya di bangun gedung-gedung bertingkat.
  3. Banyaknya jumlah penduduk yang tidak dibarengi dengan lapangan pekerjaan menjadikan tingginya tingkat pengangguran
  4. Pengangguran menjadikan banyaknya rakyat miskin di Jakarta yang menyebabkan tingginya tingkat kriminalitas.
Dengan adanya masalah-masalah di atas sangat memungkinkan jika Ibukota Indonesia dipindahkan menjadi di daerah lain, yang lebih potensial.

  1. HIPOTESA
Populasi yang sudah melebihi kapasitas, dan banyaknya masalah-masalah social di Jakarta, dapat menjadi alasan yang mendorong pindahnya ibukota Negara. Selain dapat menyelesaikan masalah populasi, hal ini juga dapat menimbulkan pemerataan pembangunan.

 ISI

  1. JAKARTA DAN PERMASALAHANNYA
Jakarta yang menjadi jantung perekonomian Indonesia, telah menarik minat banyak orang daerah untuk datang dan mengadu nasib di Jakarta, hal inilah yang menjadikan Jakarta padat dalam jumlah penduduk. Banyaknya jumlah penduduk menyebabkan Jakarta kelebihan populasi dan berdampak pada kemacetan yang semakin parah.
Seiring dengan dijadikannya Jakarta sebagai pusat kegiatan perekonomian, tak pelak, banyak gedung-gedung pusat bisnis, dan juga pusat perbelanjaan dibangun di Jakarta. Hal ini menyebabkan berkurangnya lahan kosong yang berfungsi sebagai daerah resapan air di Jakarta. Dengan berkurangnya daerah resapan air, maka jika curah hujan di Jakarta meningkat maka yang akan terjadi adalah banjir. Banjir dan macet saat ini merupakan hal yang sudah biasa di Jakarta.


  1. WACANA PERPINDAHAN IBUKOTA
Banyaknya masalah yang terjadi di Jakarta membuat presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajukan wacana untuk memindahkan ibukota dari Jakarta. Presiden juga mengharapkan adanya konsolidasi yang intensif antara kementerian dan lembaga untuk menyatukan rumusan kajian mengenai perpindahan ibukota.
Presiden, juga tetap mengajak para pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, dunia usaha, kalangan universitas, dan lembaga swadaya masyarakat, untuk memberikan masukan bagi penyempurnaan kajian-kajian yang dilakukan pemerintah.


KESIMPULAN

Masalah-masalah yang kian hari kian menumpuk di Jakarta, perlu segera di tangani, agar tidak semakin meresahkan penduduk. Yang paling terlihat jelas adalah kepadatan penduduk di Jakarta yang berdampak pada masalah-masalah seperti macet, banjir, tingkat pengangguran yang tinggi dan tingkat kriminalitas yang tinggi. Hal ini perlu segera ditangani agar tidak menjadi semakin parah. Hal inilah yang dapat memicu dipindahkannya ibukota Indonesia dari Jakart ke daerah lain, agar mengurangi beban populasi di Jakarta yang sudah melewati batas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar